logo

Pages

Saturday, June 15, 2013

2013 French Open: Best and Worst Dressed at Roland Garros


        Perancis Terbuka mungkin adalah salah satu Grand Slam paling modis. Turnamen ini digelar di Paris, salah satu ibu kota mode di dunia. Wimbledon melarang petenis untuk mengenakan warna lain selain putih. Australia terbuka berlangsung di bulan Januari, saat dimana belahan dunia barat sedang dingin dan cenderung mengenakan jas dan mantel dingin. US Open yang memiliki jadwal hingga larut malam, menjadi saat dimana para petenis memamerkan outfit-outfit khusus saat bermain di malam hari.

     Namun ada yang berbeda dari Perancis Terbuka, turnamen yang digelar saat musim panas, yang tak hanya menampilkan baju-baju terbaik dari petenis, namun ada juga yang jadi fashion terburuk dalam tennis.

    Dua petenis teratas, Maria Sharapova dan Serena Williams adalah beberapa dari petenis yang sudah dibahas oleh para pengamat mode mengenai pakaian yang mereka kenakan di Perancis Terbuka. Namun fashion bukan hanya tentang wanita, beberapa petenis laki-laki juga mengenakan outfit yang mampu mencuri perhatian. Monfils yang selalu tampil dengan gaya yang colorful dengan baju Asics nya, sedangkan Tomas Berdych seperti tak berkutik dengan kostum H&M nya yang membosankan.
  
   Seperti Berdych, yang dikalahkan Monfils di babak pertama, outfit H&M bukanlah yang terbaik di Perancis Terbuka 2013.

   Lalu siapa saja petenis-petenis dengan outfit terbaik dan terburuk di Perancis Terbuka silam? Berikut daftar petenis dengan pakaian terbaik dan terburuk versi Bleacher Report.

Terbaik:

Monica Puig

Petenis asal Puerto Riko, Monica Puig, memakai outfit dengan paduan warna kuning dan biru pastel dari Adidas. Sederhana dan elegan. Perpaduan warna yang sangat cocok dengan warna kulit dan tubuhnya yang ideal. Atasan dari outfit tersebut memperlihatkan keatletisannya, sedangkan bagian bawahnya memperlihatkan sisi feminin dan mengalir.

Gael Monfils

Gael Monfils mungkin harus meminta maaf kepada petenis dan ikon fashion Perancis, Rene Lacoste. Merk Lacoste menjadi merk resmi pakaian para panitia, official pertandingan, ball boys dan sebagian besar petenis Perancis sendiri. Namun seperti biasa, Monfils selalu tampil beda. Outif Asics nya terlihat begitu mempesona dan berkelas. Kasual dan keren. Kaos ini akan akan nampak lebih bagus bila dipadukan dengan celana jeans, dipakai di lapangan tanah liatpun tetap nampak keren.

Serena Williams

Outift Serena Wiliiams dari Nike begitu menawan, sekaligus fun untuk dilihat. Model V-neck yang dipotong secara halus merupakan selera mode kelas tinggi. Celana pendek warna oranye yang mudah terlihat, menjadikan outfit ini nampak menyatu, digabung dengan headband, wristband dan sneakers yang senada. Celana pendek tersebut juga menunjukkan sisi 'sassy' dari Serena.

Pablo Carreno-Busta

Pablo Carreno-Busta tahu dia akan berhadapan dengan sang Maestro Roger Federer di babak pertama Perancis Terbuka. Dia juga tahu pelunganya untuk menang sangatlah tipis, bahkan mungkin tidak ada sama sekali. Namun, setidaknya, di terlihat begitu keren dengan baju merk Joma nya. Carreno-Busta tampil menawan dengan baju ultra hip dari Joma, sebuah apparel olahraga dari Spanyol. Disandingkan dengan outfit Federer yang plain, baju Joma makin terlihat unggul.


Terburuk:

Venus Williams

Venus Williams tidak mampu mengekspos postur tinggi dan idealnya. Justru menutupinya dengan legging dan baju lengan panjangnya. Venus terlihat sepeti badut (ini kata Bleacher Report lho) yang sedang tidak bekerja. Udara dingin membuat Venus harus memakai pakaian tersebut, padahal outfit yang sebenarnya sangat cute dan bagus. Namun outfit tersebut tak pernah ia pamerkan dihadapan penonton Perancis Terbuka karena ia langsung kalah di babak pertama.




Tomas Berdych

Selain fakta dimana petenis top 10 satu ini mengenakan outfit murah dari H&M, outfit ini sendiri seperti berkesan "orang tua sedang bermain tennis". Tengok lapangan tennis dimana saja, atau datang ke lapangan tennis tiap akhir pekan, anda akan menemukan orang tua berumur 63 tahun  bermain tennis dan berpakaian hampir sama seperti ini. H&M mengontrak Berdych untuk mempromosikan apparel pertama keluaran mereka. Sepertti Berdych, H&M perlu kembali berfikir tentang strategi promosinya sebelum Wimbledon.

Svetlana Kuznetsova

"Perhaps she was going for tie-died hippie chic or Karate Kid couture. Whatever she was trying, she missed the mark. It's just too much.", BR.


YANG PALING TERBAIK: 

Ryan Harrison

Sangat bergaya sekolahan, namun sekaligus sangat bergaya tennis. Perpaduan warna biru dan putih dari Nike di kostum ini sangat keren. 


YANG PALING TERBURUK:

Bethanie Mattek-Sands
Bethanie Mattek-Sands sudah mengenakan outfit dan aksesoris seperti pemain baseball selama beberapa tahun. Dan selalu nampak murahan dan terlalu biasa. Setidaknya dia mulai berhenti mencoret mukanya seperti anggota suku yang mau berperang.



- Bleacher Report

0 comments:

Post a Comment

 
Design by fthemes
Bloggerized by Seo Lanka and Blogger Template